Rumah Mantan Sekda Kuningan Dibobol Maling

  • Whatsapp

RJN, Kuningan– Kawanan perampok beraksi di siang bolong, Rabu (24/7/2019), sekitar pukul 13.30 WIB dengan menyambangi rumah mantan Sekda Kuningan (Alm) Yosep Setiawan, tepatnya di Jalan RE Martadinata No 140B RT/RW 002/001, Kelurahan Ciporang, Kecamatan/Kabupaten Kuningan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedua pelaku ini berpura-pura menjadi petugas pemasang CCTV. Masing-masing memiliki peran tersendiri, satu orang mengajak ngobrol orang rumah dan satu lagi masuk kedalam rumah berpura-pura melihat sudut rumah untuk pemasangan CCTV.

Saat sampai dirumah korban, pertama kali para pelaku bertanya kepada asisten rumah tangga menanyakan keberadaan majikan atau pemilik rumah. Namun saat diajak ngobrol, salah satu pelaku lain justru ijin kedalam rumah untuk melihat-lihat kondisi sudut rumah yang akan dipasang CCTV.

Namun tanpa sadar, satu pelaku yang masuk kedalam rumah tak kunjung keluar untuk sekian lama. Saat itu juga asisten rumah tangga merasa curiga sebab pelaku yang masuk kedalam rumah tak kunjung keluar, sedangkan satu pelaku yang mengajak ngobrol buru-buru pergi duluan.

“Nah saya langsung saja masuk kedalam, ternyata udah pada kebongkar pintu kamar utama padahal itu terkunci. Lalu saya lari kejar pelaku itu, tapi keburu keluar rumah, saya langsung teriak memanggil warga, hanya gak ada yang datang,” kata asisten rumah tangga, Nurhasanah, Rabu (24/7/2019).

Dia menceritakan, awal mulanya saat menonton tv didalam rumah ada bunyi bel rumah berkali-kali. Karena dipencet berulang kali, akhirnya keluar untuk mendatangi kedua pelaku diluar pagar rumah.

“Waktu itu saya lagi nonton tv, tiba-tiba ada bunyi bel rumah, saya lihat dulu dari kaca, itu siapa sih, kok pencet bel terus kata saya, siapa sih, gitu. Saya kan kesel, ya udah saya dibuka, sebelum dikasih masuk nanyain dulu diluar pintu. Saat itu pelaku nanya teh (mba, red) teh maaf teh, ada bapaknya gak. Emang kenapa pak, iya mau nanyain bapak ada gak, oh gak ada, emang kenapa. Enggak nih kata ibu mau nambahin CCTV, ya udah saya mau nelpon dulu ya sama ibu,” ujarnya.

Usai menelpon majikannya, Ia ditanya lagi, apakah diperbolehkan untuk masuk kedalam rumah memeriksa kondisi sudut rumah yang akan dipasang CCTV. Namun tanpa curiga apapun, Ia mempersilahkan salah satu pelaku itu masuk kedalam rumah.

“Nah saya dipancing yang pakai baju putih suruh ngukurin di samping rumah sama meteran, disitu saya ditanya-tanya ngobrol. Terus saya inget yang satunya, kok gak keluar-keluar, saya curiga, langsung saya masuk, tau-taunya pintu kamar udah kebongkar, pelaku langsung lari keluar rumah, saya kaget sambil berteriak minta tolong,” ungkapnya.

Dia menyebutkan, ciri-ciri kedua pelaku itu masing-masing berbaju abu-abu memiliki rambut warna pirang model kesamping, satunya lagi berbaju putih rambut cepak agak lancung ditengah. Bahkan bahasa yang dipergunakan pelaku memakai bahasa daerah sunda campur bahasa Indonesia.

Sementara Kapolsek Kuningan Kota, AKP Agus Suroso mengatakan, saat ini petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait tindak pidana percobaan pencurian dengan pemberatan. Bahan keterangan masih dikumpulkan, terkait pengumpulan bukti-bukti lapangan baik yang terekam CCTV maupun saksi-saksi yang ada.

“Hasil sementara dari pengecekan pemilik rumah tidak ada barang yang hilang. Namun bukan berarti tidak ada barang yang hilang lalu kita biarkan, tentu tidak, kita akan tetap tindak lanjuti,” tegasnya.

Adanya sejumlah titik yang terpasang CCTV di sekitar rumah korban, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak-pihak lain. “Kita akan kolaborasikan dengan yang ada di jalur, karena ada beberapa tempat juga yang memasang CCTV,” jelasnya.

“Jadi hasil dari rekaman CCTV yang terpasang di rumah korban, kita padukan dengan CCTV di sekitarnya, mereka ini menggunakan kendaraan apa, syukur-syukur dengan plat nomor apa sehingga bisa kita telusuri. Yang masuk tadi dua pelaku, diluarnya ada berapa orang kita belum ada bahan, kita sedang mencari sumber informasi yang lain,” pungkasnya.

(fis/rjn)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *