Pasca Status Viral di Facebook, ini Penjelasan Ketua BumDes

oleh -
banner 120x600

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Pasca viralnya status Facebook dari Beggy Rahmat dan Imam Alam Samudra yang memprotes tentang dana sumbangan yang diambil dari para PKL, ketua Bumdes (Badan Usaha Milik Desa) Cipejeuh Wetan Lemahabang Kabupaten Cirebon Ujang Otan Hartanto mengimbau agar mengklarifikasikan dahulu sebelum melakukan pemberitaan yang tidak benar.

“Sewaktu rapat untuk musyawarah tentang sumbangan tanggal 5 Desember 2017 lalu, para pedagang menyetujui seharga Rp 2000 untuk kebersihan dan penataan. Dan itu dihadiri oleh ketua dan anggota BPD, tokoh masyarakat, Muspika, serta RT RW di rumah Pak Kuwu Cipejeuh Wetan,” jelasnya saat ditemui awak media di Balai Desa Cipejeuh Wetan, Lemahabang, Kabupaten Cirebon hari Kamis (14/12).

Lanjut Ujang, dalam rapat tersebut memang ada beberapa pedagang yang tidak hadir, serta pedaganh yang diwakilkan. Untuk itu, dia menyimpulkan jika oknum yang memprotes tentang adanya sumbangan tersebut, adalah yang tidak hadir dalam rapat.

“Karena itu, ada baiknya untuk mengklarifikasikan terlebih dahulu,” tuturnya.

Ujang menambahkan, kalau pihaknya mempunyai niatan baik untuk memberikan rasa nyaman dan bersih kepada para pedagang PKL, sehingga perlu adanya penertiban.

“Apa yang kami lakukan berdasarkan izin, bukan tanpa dasar,” pungkasnya.

Hingga kini, pihak pemilik status bernama Beggy Rahmat sudah memberikan permohonan maaf dan membuat surat permintaan maaf. Sedangkan yang satunya masih belum bisa melayangkan permohonan maaf.

Comment