Pasca Status Viral di Facebook, ini Penjelasan Ketua BumDes

- Redaksi

Kamis, 14 Desember 2017 - 15:28 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Pasca viralnya status Facebook dari Beggy Rahmat dan Imam Alam Samudra yang memprotes tentang dana sumbangan yang diambil dari para PKL, ketua Bumdes (Badan Usaha Milik Desa) Cipejeuh Wetan Lemahabang Kabupaten Cirebon Ujang Otan Hartanto mengimbau agar mengklarifikasikan dahulu sebelum melakukan pemberitaan yang tidak benar.

“Sewaktu rapat untuk musyawarah tentang sumbangan tanggal 5 Desember 2017 lalu, para pedagang menyetujui seharga Rp 2000 untuk kebersihan dan penataan. Dan itu dihadiri oleh ketua dan anggota BPD, tokoh masyarakat, Muspika, serta RT RW di rumah Pak Kuwu Cipejeuh Wetan,” jelasnya saat ditemui awak media di Balai Desa Cipejeuh Wetan, Lemahabang, Kabupaten Cirebon hari Kamis (14/12).

Baca Juga :  Gunarti Rahmat Effendi Jabat Ketua TPKK Kota Bekasi

Lanjut Ujang, dalam rapat tersebut memang ada beberapa pedagang yang tidak hadir, serta pedaganh yang diwakilkan. Untuk itu, dia menyimpulkan jika oknum yang memprotes tentang adanya sumbangan tersebut, adalah yang tidak hadir dalam rapat.

“Karena itu, ada baiknya untuk mengklarifikasikan terlebih dahulu,” tuturnya.

Ujang menambahkan, kalau pihaknya mempunyai niatan baik untuk memberikan rasa nyaman dan bersih kepada para pedagang PKL, sehingga perlu adanya penertiban.

Baca Juga :  Pemerintah Kota Perlu Sosialisasi untuk Semua Lapisan Masyarakat

“Apa yang kami lakukan berdasarkan izin, bukan tanpa dasar,” pungkasnya.

Hingga kini, pihak pemilik status bernama Beggy Rahmat sudah memberikan permohonan maaf dan membuat surat permintaan maaf. Sedangkan yang satunya masih belum bisa melayangkan permohonan maaf.

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon
Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan
DPRD Bekasi Siapkan Paripurna Bupati Definitif, Ade Sukron Ungkap Tahapannya
Plt Bupati Bekasi Minta Maaf ke Media, Undang Perwakilan Massa Berdialog
Pemkab Bekasi Normalisasi Kali CBL 16 Km, Target Rampung Akhir Tahun
Bapenda Kejar Tunggakan Pajak Kendaraan, Operasi Digelar hingga Akhir Tahun
Bapenda Tegaskan Air Tanah Rumah Tangga Tak Otomatis Kena Pajak
Pajak Kabupaten Bekasi Tembus Rp2,93 Triliun, BPHTB Baru Capai 65,43 Persen

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:44 WIB

DPRD Bekasi Siapkan Paripurna Bupati Definitif, Ade Sukron Ungkap Tahapannya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Plt Bupati Bekasi Minta Maaf ke Media, Undang Perwakilan Massa Berdialog

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Pemkab Bekasi Normalisasi Kali CBL 16 Km, Target Rampung Akhir Tahun

Berita Terbaru

Teknologi Super Intelligent Valet Parking (SIVP) dan Super AI Cockpit yang dikembangkan OMODA & JAECOO untuk menghadirkan pengalaman parkir otomatis dan interaksi cerdas antara kendaraan dan pengguna. Kedua teknologi tersebut akan diuji dalam ajang International User Summit di China pada 19–21 Oktober 2026.

Otomotif

OMODA & JAECOO Uji Teknologi Parkir Otomatis dan AI di China

Sabtu, 17 Okt 2026 - 07:43 WIB