Kelangkaan Tabung Gas 3 Kg, Ini Penjelasan Kabid Elpiji Hiswana Migas

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 6 Oktober 2017 - 14:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Terkait kelangkaan tabung gas elpiji 3 kg di sejumlah tempat di Kota dan Kabupaten Cirebon, Kepala Bidang Elpiji Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Fauzi Hasan menjelaskan, bahwa sebenarnya distribusi tabung gas selalu merata ke masyarakat, tidak pernah dikurangi dan tidak pernah berhenti.

Dia melanjutkan, sejak Agustus pihaknya selalu memasok tabung gas elpiji 3 kg sebanyak 1,6 juta tabung. Sedangkan September sekitar 1,5 juta tabung,

“Angkanya berubah-ubah karena dihitung sesuai hari kerja, bukan jumlah hari dalam satu bulan,” jelasnya saat ditemui awak media di kantornya yang terletak di Jl. Pangeran Diponegoro no.34, Kesenden, Kota Cirebon hari Jumat (6/10).

ADVERTISEMENT

ads"/ https://rakyatjabarnews.com/wp-content/uploads/2024/07/IMG-20240720-WA0020.jpg

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan distribusi yang selalu terus-menerus, seharusnya stok tabung gas 3 kg masih tersedia. Fauzi Hasan menjelaskan bahwa ada 2 hal yang menjadi penyebab masalah tersebut.

Baca Juga :  Plt Bupati Bekasi Resmikan Gedung Serbaguna Roudhotul Jannah

Yang pertama, kurangnya kesadaran masyarakat kalangan menengah ke atas untuk tidak menggunakan tabung gas 3 kg yang bersubsidi. Mereka seharusnya menggunakan tabung gas non subsidi seperti bright gas.

Yang kedua, adalah hal motoris, di mana biasanya dari pangkalan menjual tabung gas seperti air mancur, yaitu ke mana-mana. Tak peduli pembelinya daerah mana. Padahal, tiap-tiap tempat sudah disediakan pangkalan supaya persediaan tabung gas 3 kg di suatu tempat sekitar pangkalan tidak kehabisan.

Menurut Fauzi, pihak pangkalan biasanya kurang melirik daerah kota untuk dijadikan sasaran penjualannya, karena kota bisanya sudah menggunakan PGN.

“Padahal belum tentu. Masih ada juga rumah tangga yang menggunakan PGN, masih juga menggunakan tabung gas 3 kg,” tuturnya.

Baca Juga :  Forkopimda dan MUI Kabupaten Bekasi Tak Perkenankan Warga Shalat Ied di Masjid atau Lapangan

Hal lain yang menyebabkan langkanya tabung gas 3 kg adalah banyaknya PKL yang menggunakan tabung. Bahkan, satu hari mereka biasanya menghabiskan 2-3 tabung gas. Dan PKL ini kebanyakan tersebar di daerah kota.

Fauzi berharap, adanya upaya dari penyelesaian gejolak ini. Seperti mengirimkan tambahan pengiriman tabung gas dari Pertamina, supaya masyarakat tidak kehabisan tabung gas.

“Harga asli tabung gas 3 kg di pangkalan adalah Rp 16.000. Jika ada harga di pangkalan yang lebih dari Rp 16.000, laporkan ke saya. Dan juga bagi warung, usahakan jangan lebih dari Rp 20.000. Sebab segitu saja sudah cukup besar,” pungkasnya.(Juf/RJN)

Berita Terkait

Disdukcapil Kabupaten Bekasi: Tidak Semua Warga Melek Teknologi, Botram Solusi Efektif Layani Masyarakat
Pemkab Bekasi Serahkan Aset Wilayah Layanan Perumda Tirta Bhagasasi Pada Pemkot Bekasi
Peduli ODGJ, Pj. Wali Kota Bekasi Beri Bantuan Sembako dan Pemeriksaan dan OBat-Obatan Gratis
Tingkatkan Kenyamanan Pengunjung, PT JMRB dan PT PGNMAS Bangun Executive Lounge di Rest Area Travoy KM 88
Capai Progress 44%, PT JMRB Siap Hadirkan Ruang Komersial dan Ruang Terbuka Hijau
Sekda Serahkan Penghargaan Kepada Pemenang Abang Mpok Kota Bekasi Tahun 2024
Pj. Wali Kota Bekasi, Gani Muhamad Lantik Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bekasi
Pj Bupati Dani Ramdan Serahkan 172 SK Penyesuaian Masa Jabatan Kepala Desa Menjadi 8 Tahun
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juli 2024 - 11:22 WIB

Disdukcapil Kabupaten Bekasi: Tidak Semua Warga Melek Teknologi, Botram Solusi Efektif Layani Masyarakat

Jumat, 19 Juli 2024 - 15:32 WIB

Pemkab Bekasi Serahkan Aset Wilayah Layanan Perumda Tirta Bhagasasi Pada Pemkot Bekasi

Kamis, 18 Juli 2024 - 15:12 WIB

Peduli ODGJ, Pj. Wali Kota Bekasi Beri Bantuan Sembako dan Pemeriksaan dan OBat-Obatan Gratis

Rabu, 17 Juli 2024 - 14:59 WIB

Tingkatkan Kenyamanan Pengunjung, PT JMRB dan PT PGNMAS Bangun Executive Lounge di Rest Area Travoy KM 88

Selasa, 16 Juli 2024 - 12:26 WIB

Capai Progress 44%, PT JMRB Siap Hadirkan Ruang Komersial dan Ruang Terbuka Hijau

Berita Terbaru

Polres Metro Bekasi menyita barang bukti.

Bekasi

Pria Asal Setu Dibunuh, Gara-gara Pinjol !

Selasa, 23 Jul 2024 - 12:20 WIB