Ganggu Kenyamanan, TPSS Pasar Losari Kidul Akan Dipindah

- Redaksi

Kamis, 18 Juni 2020 - 13:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Cirebon – Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPSS) di Pasar Losari Kidul, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon yang lokasinya berada di Jalur Pantura diminta untuk dipindahkan.

Pasalnya, banyak warga luar termasuk dari daerah Brebes Jawa Tengah yang membuang sampah di TPSS tersebut. Akibatnya, sampah cepat menumpuk dan tak terkendali.

Hal tersebut dikatakan Kabid Kebersihan dan Pertamanan pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cirebon, Fitroh Suharyono saat melakukan pemantauan pengangkutan sampah di lokasi tersebut, Rabu (17/6).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saat ini DLH Kabupaten Cirebon sedang gencar-gencarnya menyisir keberadaan TPSS, terutama yang berada di jalan utama dan jalan protokol,” katanya.

Baca Juga :  Kawasan Ciayumajakuning Diproyeksikan Jadi Paket Wisata Terpadu

Menurutnya DLH, membutuhkan kerjasama dengan semua elemen, baik unsur Pemdes setempat, kepemudaan, penggiat lingkungan dan lainnya. Agar keberadaan TPS liar yang bertebaran dimana-mana sedikit demi sedikit bisa terurai dan tertangani.

“Jika hanya mengandalkan DLH maka besok lusa akan terjadi penumpukan sampah kembali sehingga perlu dijaga agar sampahnya terkendali,” ucapnya.

Pihaknya terus berkomitmen akan terus menyisir keberadaan sampah-sampah di TPS-TPS liar, sekalugus ditertibkan agar tidak mengganggu para pengguna jalan yang melintas.

” Sedikitnya 100 ton sampah tiap hari diangkut oleh DLH, sampah sampah itu dari berbagai wilayah dan dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPS) Gunung Santri, termasuk yang kita ambil dari TPS liar,”ungkapnya.

Baca Juga :  Jelang Pilwalkot, KPU Cirebon Gelar Sosialisasi Bagi Paslon Jalur Perseorangan

Ditambahkannya, DLH mentargetkan ditahun 2021 persoalan sampah yang berada di TPS liar di sekitar jalan utama dan jalan protokol bisa selesai, dan di tahun 2024 keberadaan TPS liar di seluruh jal-jalan yang ada di Kabupaten Cirebon juga bisa selesai.

“Untuk mencapai target tersebut, sambung dia, maka pihaknya mendorong kepada para Kuwu agar tiap desa memiliki tempat pengelolaan sampah masing-masing, dan DLH siap menjemput untuk mengangkutnya,” harapnya.

Sementara Kuwu Desa Losari Kidul, Ghofar Ismail, mengucapkan terima kasihnya dan mengapresiasi kepada DLH yang telah berupaya membantu persoalan sampah yang sudah tidak terpampung di TPSS hingga berserakan ke jalan raya.

Baca Juga :  Tingkatkan Kemampuan, Disarpusda Kota Bekasi Gelar Webinar “Kiat Sukses Membuat Karya Tulis Ilmiah”

“ Keberadaan TPS sementara yang disediakan Pasar Desa Losari Kidul kebetulan berada di pinggir Jalan Pantura, dan asumsi masyarakat lokasi tersebut adalah TPS umum,” jelasnya.

Akibatnya, bukan hanya sampah dari para pedagang pasar saja, namun banyak masyarakat diluar pasar, bahkan masyarakat dari Brebebs yang membuang sampah di lokasi tersebut.

“Kedepan akan kami tata kembali dan akan dijaga agar jangan sampai sampah menumpuk melebihi kapasitasnya, rencana akan dipindah tempatnya namun untuk kurun waktu 2-3 bulan masih sementara disini, tetapi akan dikelola dan di jaga agar terkendali, “ungkapnya.

(wii/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polemik Perumahan LBS 2 Mencuat, DPRD Bekasi Dorong Evaluasi Perizinan dan PSU
APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus
Pesan Menyentuh Gus Imam Hafash di Maulid Nabi PNI Cibitung: Bayangkan Rasulullah Ada di Depan Kita
Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri
Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum
KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 07:40 WIB

Polemik Perumahan LBS 2 Mencuat, DPRD Bekasi Dorong Evaluasi Perizinan dan PSU

Rabu, 2 September 2026 - 12:25 WIB

APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 September 2026 - 06:34 WIB

OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:10 WIB

Pesan Menyentuh Gus Imam Hafash di Maulid Nabi PNI Cibitung: Bayangkan Rasulullah Ada di Depan Kita

Berita Terbaru

Keterangan Foto:
Calon Kepala Desa Muktiwari nomor urut 1, H. Bahrudin, S.E., bersama pendukungnya mengikuti rangkaian kampanye Pilkades Muktiwari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Sabtu (12/9/2026). Kampanye mengusung tagline “Birukan Langit, Putihkan Hati” dan mendapat antusiasme dari warga.

Pilkades

Bahrudin Nomor Hiji, Ribuan Warga Muktiwari Tumpah Ruah

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:11 WIB