Bersinergi dengan 8 BUMN, Jasa Marga Kembangkan Kawasan BUMN Giving Back to Nature Banksasuci

  • Whatsapp

RJN, Tangerang –  PT Jasa Marga (Persero) Tbk. berperan aktif dalam pengembangan Kawasan BUMN Giving Back to Nature yang berlokasi di Bank Sampah Sungai Cisadane (Banksasuci) di Panunggangan Barat, Kec. Cibodas Kota Tangerang, Banten.

Pengembangan kawasan ini diinisiasi oleh Jasa Marga yang bersinergi dengan 8 BUMN lainnya yakni PT Hutama Karya (Persero), PT Waskita (Persero) Tbk., PT Adhi Karya (Persero) Tbk., PT Wijaya Karya (Persero) Tbk., PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk., PT Nidya Karya (Persero), PT Brantas Abipraya, dan PT Balai Pustaka (Persero).

Bacaan Lainnya

Kawasan BUMN Giving Back to Nature Banksasuci selanjutnya diserahkan kepada Komunitas Banksasuci pada Jumat (27/12). Turut hadir dalam acara Serah Terima Kawasan BUMN Giving Back to Nature Banksasuci, Staf Khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga, Sekretaris Daerah Kota Tangerang Tatang Sutisna, Direktur Utama Jasa Marga dan jajaran muspida Kota Tangerang.

Dalam kesempatan ini, Jasa Marga melalui program Jasa Marga Giving Back to Nature, juga menyerahkan bantuan berupa Amphitheater kepada warga Cibodas Kelurahan Panunggangan Barat Tangerang. Fasilitas gelanggang terbuka untuk kegiatan masyarakat umum tersebut, diserahkan langsung oleh Arya Sinulingga kepada Tatang Sutisna.

Menurut Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani, BUMN turut hadir sebagai bagian dari pembangunan Indonesia secara langsung melalui keterlibatan dalam proyek-proyek strategis nasional maupun keterlibatan dalam pelestarian lingkungan hidup yang berkelanjutan. Salah satu bukti nyata kehadiran BUMN dalam sendi-sendi kehidupan masyarakat Indonesia adalah dengan peluncuran program Giving Back to Nature.

“Program BUMN _Giving Back to Nature_ merupakan upaya BUMN dalam menjaga ekosistem alam dan melestarikan lingkungan hidup yang memperkuat BUMN dalam mengambil peran untuk turut menyejahterakan masyarakat,” tambah Desi.

Desi berharap, hadirnya kawasan BUMN Giving Back To Nature dapat meningkatkan ekonomi masyarakat di sekitar Sungai Cisadane dan memberikan edukasi kepada masyarakat secara luas tentang pentingnya upaya-upaya pelestarian hidup yang berkelanjutan.

Sekretaris Daerah Kota Tangerang Tatang Sutisna mengakui, hadirnya Kawasan BUMN Giving Back To Nature ini, menambah daftar kawasan hijau di kota Tangerang yang saat ini sudah mulai langka. Ia berharap, program ini terus berlanjut di area lain sekitar sungai Cisadane.

“Terima kasih banyak atas kontribusi Jasa Marga dan BUMN lainnya. Jangan sampai berhenti, mudah-mudahan dari tahun ke tahun semakin panjang pengembangan kawasan ini,” katanya.

Sementara itu Staf Khusus Bidang Komuniasi Menteri BUMN Arya Sinulingga berharap program Kawasan BUMN _Giving Back To Nature_ ini dapat dijalankan secara berkelanjutan, tidak hanya sekedar membangun, namun terus dipelihara dan dikembangkan.

“Harus ada kegiatan ekonomi agar kawasan ini tetap hidup. Kami (Kementerian BUMN) punya dana kemitraan. Jadi kalau sudah ada sesuatu yang bisa ditumbuhkan ekonominya kita bisa bantu dana bergulir. Sehingga nanti fasilitas bisa tambah terus. Jadi jangan berhenti harus sustain,” ujarnya.

Pengembangan Kawasan BUMN Giving Back to Nature Banksasuci ini diinisiasi oleh Jasa Marga sejak awal Maret tahun 2019 . Program ini berawal dari pengembangan dan pembinaan komunitas Jasa Marga sejak tahun 2015, yaitu River Front Edu Centre Banksasuci.

Di lokasi River Front Edu Centre Banksasuci, Jasa Marga mengembangkan kawasan botani dengan menanam sebanyak 4.000 pohon buah dan lebih dari 1.350 tanaman bunga untuk menjaga keanekaragaman hayati dan pembangunan serta perbaikan Jogging Track.

Selain itu, terdapat Gudang Rezeki yang merupakan pengelolaan sampah plastik dengan alat modern dengan sistem press untuk didaur ulang. Untuk masyarakat sekitar yang juga membutuhkan sarana dan fasilitas pendidikan, Banksasuci juga menyediakan sarana belajar khusus PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini). Kawasan ini juga dilengkapi dengan flying fox, wall climbing, dan penambahan speed boat untuk menyeberangi Sungai Cisadane.

(red/rjn)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *