Begal Sadis Bacok Ibu-ibu dengan Celurit

  • Whatsapp
Komplotan Begal Sadis Beraksi di Bekasi, 3 Ibu Dibacoki Celurit

RJN, Bekasi – Komplotan begal sadis beraksi di Kabupaten Bekasi. Pelaku yang berjumlah empat orang itu membacoki ibu-ibu dengan celurit saat melintas di Jalan Muara, Desa Muara Bakti, Kecamatan Babelan, Rabu (15/1/2020) kemarin lusa.

Atas kejadian itu, ketiga korban bernama Muzahidah (29), Marni Rianita (25), dan Santi Sugiharti (30) mengalami luka bacok. Muzaidah dan Marni kondisinya tengah membaik setelah mengalami luka bacok pada bagian wajah, sementara Santi kritis di Rumah Sakit Hermina Bekasi.

Bacaan Lainnya

“Kejadian sekitar pukul 19.30 WIB,” kata saksi mata yang berada di lokasi kejadian, Nurhasanah, Jumat (17/1/2020) kepada wartawan.

Ia menjelaskan, saat peristiwa itu dirinya sedang berada di warung dan melihat keributan di jalan. Tiba-tiba ibu-ibu berteriak sambil dalam keadaan luka.

Mulanya, Nurhasanah mengira bahwa para ibu itu adalah korban kecelakaan. Ketika mendekat, rupanya tubuh mereka terdapat luka bacokan senjata tajam.

Nurhasanah yang tak kuat melihat kucuran darah akhirnya meminta pertolongan warga lain. Warga yang datang bergerombol kemudian pelaku melarikan diri dengan barang curiannya.

Oleh warga, kemudian ketiga ibu tersebut di bawa ke Rumah Sakit Hasanah Bekasi. Sementara sebagian warga malaporkan peristiwa itu ke Polsek Babelan.

“Awalnya ngira itu jatuh gitu (kecelakaan). Ternyata korban begal. Saya dekati lukanya gak wajar, gak bisa ngomong ibu-ibu itu sudah gemetar yang minta tolong. Sempat lihat pelaku kayak berjumlah empat orang dengan dua motor,” jelas Nurhasanah.

Salah satu korban yang tengah pulih, Muzahidah akhirnya berani bercerita. Ia mengku jika saat itu hendak membeli obat ke pasar menggunakan sepeda motor berboncengan. Tiba-tiba saja, tas miliknya ditarik komplotan pelaku.

“Tas saya ditarik, nah saya sama temen teriak. Tapi malah pelaku kelurin senjata tajam,” kata dia.

Bukan melarikan diri para pelaku justru mengeluarkan sebilah celurit ketika para korban berteriak dengan maksud meminta pertolongan. Pelaku lalu mengayunkan senjata ke arah Muzahidah hingga mengenai wajahynya.

“Pelaku malah lebih beringas disabetin dibacokin kita semua. Dari situ saya sudah setengah sadar, langsung dibantu warga dibawa ke rumah sakit,” ungkap dia.

Kini kondisi dirinya dan Marni telah membaik setelah mendapatkan sejumlah jahitan pada bagian wajah. Sementara korban Santi (30) masih harus dirawat di rumah sakit Hermina Bekasi sebab mengalami kondisi luka cukup parah.

(red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *