Akibat Banjir Deras, Rel Kereta di Jalur Ciledug-Ketanggungan Menggantung

- Redaksi

Jumat, 23 Februari 2018 - 11:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Banjir deras yang melanda jalur rel kereta api antara Stasiun Ciledug dan Stasiun Ketanggungan sejak Jumat (23/2) dini hari, membuat rel tampak menggantung.

Menurut Manager Humas PT KAI Daop 3 Cirebon Krisbiyantoro sekitar jam 10.30 WIB di lokasi, gogosan atau landasan jalur (batu kricak) hanyut terbawa derasnya air. Sehingga, rel menggantung sepanjang 700 m di jalur hilir dari km 253+200-253+900.

Baca Juga :  Si Jago Merah Melalap Rumah Sakit OMNI Cikarang

Sedangkan spot-spot sepanjang 400 m di jalur hilir dari km 253+900-254+200, dan jalur hulu di km 253+200-253+900 masih terendam air 10 cm di atas kop rel.

Kondisi ini membuat kereta yang melewati lintas selatan harus dialihkan ke lintas utara, yakni lewat Tegal, Slawi, hingga Prupuk.

Baca Juga :  Tingkatkan Pelayanan, PT KAI Luncurkan Kereta Sleeper

“Jalur hilir dan hulu sudah terendam banjir dengan ketinggian yang tidak bisa ditolerir. Sehingga jalur lintas selatan yang melewati Ciledug-Ketanggungan harus dialihkan,” ungkap Kris saat ditemui awak media di Stasiun Cirebon, Jl. Siliwangi Kota Cirebon, Jumat (23/2).

Dengan adanya pengalihan jalur, lanjut Kris, maka waktu tempuh kereta akan lebih lama satu jam lebih. Dan ada sekitar 80 kereta api yang akan terdampak.

Baca Juga :  Suka Duka Petugas Palang Pintu Perlintasan Kereta Api Sindanglaut

“Dengan kondisi banjir ini, kami PT KAI khususnya Daop 3 Cirebon, mohon maaf atas keterlambatan yang terjadi,” pungkas Kris.

Hingga kini, petugas PT KAI masih menangani perbaikan di jalur yang terdampak banjir, dengan perkiraan waktu 24 jam terhitung sejak pukul 06.00 WIB tadi pagi.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kortastipidkor Polri Tetapkan Dua Tersangka Korupsi dan TPPU, Kasus Asabri Berlanjut ke Kejagung
KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data
JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan
Jakarta Fair Kemayoran 2026 Resmi Dibuka, Hari Pertama Langsung Diserbu Pengunjung
Siqom Tancap Gas Bentuk DPRt NasDem di 187 Desa dan Kelurahan Kabupaten Bekasi
Tabrakan Kereta Bekasi Timur, Wali Kota Tinjau Lokasi Evakuasi Korban
445 Jamaah Haji Bekasi Dilepas, Fokus Kesehatan Hadapi Cuaca Arab Saudi
SATU PINTU Resmi Aktif, Warga Bekasi Kini Urus Perizinan Online 24 Jam

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:37 WIB

Kortastipidkor Polri Tetapkan Dua Tersangka Korupsi dan TPPU, Kasus Asabri Berlanjut ke Kejagung

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:55 WIB

KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:06 WIB

JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:30 WIB

Jakarta Fair Kemayoran 2026 Resmi Dibuka, Hari Pertama Langsung Diserbu Pengunjung

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:27 WIB

Siqom Tancap Gas Bentuk DPRt NasDem di 187 Desa dan Kelurahan Kabupaten Bekasi

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami