oleh

Akibat Banjir Deras, Rel Kereta di Jalur Ciledug-Ketanggungan Menggantung

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Banjir deras yang melanda jalur rel kereta api antara Stasiun Ciledug dan Stasiun Ketanggungan sejak Jumat (23/2) dini hari, membuat rel tampak menggantung.

Menurut Manager Humas PT KAI Daop 3 Cirebon Krisbiyantoro sekitar jam 10.30 WIB di lokasi, gogosan atau landasan jalur (batu kricak) hanyut terbawa derasnya air. Sehingga, rel menggantung sepanjang 700 m di jalur hilir dari km 253+200-253+900.

Sedangkan spot-spot sepanjang 400 m di jalur hilir dari km 253+900-254+200, dan jalur hulu di km 253+200-253+900 masih terendam air 10 cm di atas kop rel.

Kondisi ini membuat kereta yang melewati lintas selatan harus dialihkan ke lintas utara, yakni lewat Tegal, Slawi, hingga Prupuk.

“Jalur hilir dan hulu sudah terendam banjir dengan ketinggian yang tidak bisa ditolerir. Sehingga jalur lintas selatan yang melewati Ciledug-Ketanggungan harus dialihkan,” ungkap Kris saat ditemui awak media di Stasiun Cirebon, Jl. Siliwangi Kota Cirebon, Jumat (23/2).

Dengan adanya pengalihan jalur, lanjut Kris, maka waktu tempuh kereta akan lebih lama satu jam lebih. Dan ada sekitar 80 kereta api yang akan terdampak.

“Dengan kondisi banjir ini, kami PT KAI khususnya Daop 3 Cirebon, mohon maaf atas keterlambatan yang terjadi,” pungkas Kris.

Hingga kini, petugas PT KAI masih menangani perbaikan di jalur yang terdampak banjir, dengan perkiraan waktu 24 jam terhitung sejak pukul 06.00 WIB tadi pagi.(Juf/RJN)

Komentar

News Feed