PBB Belum Lunas, Camat Lemahabang Memotivasi kepada Kuwu Picungpugur

by September 11, 2017
Cirebon Pemerintahan 0   72 views 0
Advertisement

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Dalam rangka kunjungan kerja dan monitoring ke Desa Picungpugur hari Senin (9/11), Edi Priyatna selaku Camat Lemahabang, Kabupaten Cirebon melakukan pembinaan untuk melihat secara langsung data pembayaran PBB yang akan jatuh pada 31 Oktober tahun ini.

“Ini monitoring pelunasan PBB dan memberikan motivasi kepada Pemerintah Desa Picungpugur supaya cepat melunasi PBB tahun ini, dan kami juga bersama Sekretaris Kecamatan selalu memantau ke tiap Desa sudah sejauh mana pelunasan PBB-nya,” jelasnya.

Dia mengatakan bahwa PBB merupakan tulang punggung pembangunan Kabupaten Cirebon, sehingga sudah menjadi kewajiban dari Pemerintah Kecamatan untuk memonitor sudah sampai sejauh mana Pemerintah Desa menagih kepada wajib pajak. Menurutnya, data yang masuk baru 70% yang sudah lunas.

Advertisement

Menurut Suryani, selaku Kuwu Picungpugur mengatakan Penagihan PBB ke masyarakat sudah dilaksanakan oleh kolektor yang berasal dari perangkat Desa dan sampai saat ini sudah hampir selesai tinggal beberapa wajib pajak saja yang belum bayar.

“Sebenarnya Penagihan oleh kolektor lancar tapi memang ada kemunduran waktu saja,” tuturnya.

Menurutnya, pada tahun Kemarin Desa Picungpugur biasa melunasi PBB pada bulan Juli. Akan tetapi, untuk tahun ini karena tanah titisara yang disewa pabrik gula belum ditebang, maka target untuk pelunasan PBB menjadi mundur. “Kami sudah akan segera lunasi pada akhir Minggu bulan September ini,” jelasnya.

“Kami selalu semangat dalam menagih PBB ke wajib pajak. Ini mundur waktu saja, yang bisa lunas bulan Juli setelah tanah titisara disewa pabrik gula. Sekarang pihak pabrik tidak menyewa lagi, mungkin ini imbas dari masalah gula. Akan tetapi, sudah menjadi kewajiban pihak Pemerintah Desa untuk melunasi PBB di akhir bulan ini,” tukasnya.(Juf/RJN)

Advertisement

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *