Hari Kesaktian Pancasila, Inilah Komentar Warga Cirebon

by Oktober 1, 2017
Advertisement

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Sebagai peringatan hari lahirnya Kesaktian Pancasila yang jatuh pada tanggal 1 Oktober, masyarakat Indonesia khususnya warga kota Cirebon sangat memaknainya sebagai menumbuhkan rasa nasionalisme.

Bahkan sampai sekarang, masih ada saja warga yang tidak tahu hari lahirnya Pancasila. Di samping itu, ada juga yang tidak hapal dengan Pancasila.

Sebut saja salah satu mahasiswi dari Universitas Muhammadiyah Cirebon, Cika Vanny. Dia mengaku sangat sedih dengan keadaan anak-anak SD sekarang yang tidak hapal dengan Pancasila.

“Kalau mahasiswa nanti juga mengerti, meskipun masih belum bisa menerapkannya ke kehidupan. Tapi, masih bisa menerapkan, seperti sila satu yaitu beribadah,” tutur mahasiswa Fakultas Ekonomi Manajemen ini kepada RakyatJabarNews.com hari Minggu (1/10) di kampusnya yang terletak di Jl. Fatahilah Watubelah no. 40 Sumber, Kabupaten Cirebon.

Dia menjelaskan, meskipun selama ini masih belum sempurna, tapi akan berusaha disempurnakan untuk menerapkannya.

“Harapannya semoga anak SD yang masih belum hapal, disuruh oleh gurunya untuk menghapal. Intinya tahu kelima sila itu saja, lalu mulai menerapkannya,” harapnya.

Masih di tempat yang sama, Kepala BPJS Kesehatan, Dasrial juga sangat memaknai hari Pancasila ini sebagai momen gotong royong.

Advertisement

“Kami dengan moto gotong royong semua tertolong, Indonesia akan semakin sehat dan sejahtera. BPJS siap sebagai suatu pengelola program Indonesia, sesuai Pancasila,” pungkasnya.

Tak kalah, Walikota Cirebon, Nasrudin Azis juga mengharapkan kalau masyarakat Indonesia khususnya Kota Cirebon bisa memaknai lahirnya Pancasila dan menjadikannya sebagai dasar negara yang pas untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia, apalagi dengan penduduknya yang majemuk.

“Kita mesti bisa memaknai bahwa begitu kursialnya Pancasila. Karena, Indonesia ini dibangun berdasarkan banyak keberagaman seperti suku bangsa, agama, etnis, dan berbagai macam lainnya. Pendahulu-pendahulu kita merumuskan Pancasila sudah yang paling tepat. Inilah yang harus ditanam dalam diri kita bangsa Indonesia,” tuturnya di depan awak media usai menjalani apel pagi sebagai peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Alun-Alun Kejaksan Kota Cirebon hari Minggu (1/10).

Sementara di tempat lain, Anisah, warga Jl. Kanggraksan Kota Cirebon menjelaskan bahwa mengamalkan Pancasila itu berarti tahu apa saja makna-makna yang terkandung dalam Pancasila.

“Seperti sila pertama saja, berarti kita wajib beribadah seperti solat, puasa, dan ibadah lainnya,” pungkas siswi MA Salafiyah ini.(Juf/RJN)

Advertisement

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *