Google Membatalkan Pertemuan Diversity Pasca Pemecatan Karyawannya

by Agustus 11, 2017
Teknologi 0   43 views 0

RakyatJabarNews.com – Google telah membatalkan pertemuannya di seluruh perusahaan untuk mengatasi kontroversi yang sedang berlangsung yang disebabkan oleh anti-diversity manifesto yang ditulis oleh seorang mantan insinyur.

Seperti dilansir dari laman Mashable, pertemuan tersebut dibatalkan karena masalah keamanan, setelah beberapa nama karyawan dipublikasikan di forum online, menurut perusahaan tersebut.

Dalam sebuah email yang dikirim ke karyawan Google pada hari Kamis (10/8), CEO Sundar Pichai mengatakan bahwa mereka telah membuat keputusan untuk membatalkan rapat karena para staf prihatin dengan keselamatan mereka, dan khawatir mereka mungkin keluar untuk mengajukan pertanyaan di Balai Kota.

Dalam sebuah situs Recode, pertama kali melaporkan tentang pembatalan dan email Pichai ke staf tersebut.

Sebelum pertemuan Balai Kota yang dijadwalkan, para karyawan telah mengirimkan dan memberi suara pada pertanyaan yang mereka inginkan agar disampaikan oleh Pichai. Tapi banyak dari pertanyaan itu—dan nama orang-orang yang bertanya kepada mereka—terjun ke forum online dan akun media sosial populer di komunitas alt-right.

Sejumlah karyawan Google diberi nama di akun media sosial dan forum demi memenuhi hak-haknya.

Advertisement

Pichai mengatakan bahwa perusahaan tersebut sedang berupaya untuk melangkah mundur dan menciptakan kondisi yang lebih baik agar dapat berdiskusi, serta menjanjikan beberapa forum di mana orang dapat merasa nyaman untuk berbicara dengan bebas, namun tidak memberikan rincian.

“Kami akan menemukan cara yang lebih baik untuk membantu karyawan kami terhubung dan mendiskusikan masalah penting ini lebih jauh,” kata juru bicara Google dalam sebuah pernyataan.

Pertemuan tersebut berawal setelah pemecatan James Damore di awal pekan, seorang insinyur perangkat lunak yang catatannya tentang anti-diversity menjadi viral. Catatan tersebut mencerca sejumlah inisiatif keragaman di Google dan menuduh bahwa kesenjangan gender perusahaan disebabkan oleh perbedaan biologis antara pria dan wanita.

Pemecatan tersebut menimbulkan reaksi yang beragam, yang dengan cepat memahami kontroversi tersebut. Mereka mengecam Google dan memunculkan berbagai rencana yang ditujukan untuk menuntut balas dendam.

Seiring berkembangnya gerakan, banyak karyawan yang diberi nama di berbagai saluran, terkadang disertai email “bocor” dan pesan yang mereka poskan secara internal di Google. Itulah yang akhirnya menyebabkan pembatalan hari ini. (RJN)

Tags: ,

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *