Biadab! Tukang Cilor Perkosa Bocah 9 Tahun di Kota Bekasi

by September 14, 2017
Bekasi Kriminalitas 0   83 views 0
Advertisement

RakyatJabarNews.com, Bekasi – Perbuatan SW (40), tukang aci telor (Cilor) benar-benar keterlaluan alias biadab. Betapa tidak, penjual jajanan yang biasa beredar di sekolah dasar ini tega memperkosa SM, bocah 9 tahun di sebuah kontrakan, Kelurahan Jati Rahayu, Kecamatan Pondokmelati.

Kepala Subbagian Humas Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota, Komisaris Polisi Erna Ruswing, menjelaskan jika kejadian memilukan itu terjadi pada 11 September 2017, pada pukul 19.00 WIB. Perbuatan pelaku terungkap ketika SM mengeluhkan luka memar pada kemaluannya.

“Korban mengeluhkan kepada orangtuanya jika kemaluannya sakit, setelah di cek, ternyata orantua korban melihat kemaluan korban mengalami memar. Selanjutnya korban menjelaskan perihal kejadian yang dialaminya,” jelas Erna, Rabu (13/9/2017).

“Korban mengaku diperkosa oleh tersangka di rumah kontrakan saudaranya, disamping jemuran. Saat itu, situasi sedang sepi, tersangka memanggil korban dan menariknya kesamping jemuran, tersangka membuka celananya hingga menggendong korban dan menggoyang pinggul korban ke kelamin tersangka,” sambungya.

Advertisement

Sontak saja, orangtua korban naik pitam dan langsung menghubungi pihak RT dan RW perihal kejadian yang dialami oleh putrinya. Mendengar itu, warga pun berbondong-bondong menghampiri kontrakan tersangka yang tidak jauh dari kediaman korban.

Namun sayang, saat dihampiri rupanya tersangka tidak sedang berada dirumah. Tidak sampai disitu, warga juga menunggu kedatangan tersangka sampai laut malam hingga pada waktu kejadian pun berlalu.

Esoknya, Selasa (12/9/2017) pagi hari. Tersangka hendak berjualan keliling Cilor dengan menggunakan gerobak. Dipertegahan jalan. tersangka di cegat oleh warga. Bahkan, warga hampir saja mengeroyok tersangka.

“Beruntung situasi dapat terkendali hingga tersangka diamankan oleh mitra kami di pos, selanjutnya anggota datang menjemput untuk menjauhkan perbuatan persekusi terhadap tersangka oleh warga yang sudah emosi. Peristiwa ini sekrang di tangani oleh unit PPA Polres Metropolitan Bekasi Kota,” tandas Erna.(RJN)

Advertisement

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *